Pray for Ranah Minang! BPBD Laporkan 61 Warga Sumbar Meninggal Akibat Bencana Hidrometeorologi

Tim SAR gabugan mengevakuasi korban banjir bandang di Kabupaten Agam, Jumat (29/11/2025). -ANTARA-

PADANG, KEJARKABAR.COM – Bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai wilayah di Sumatera Barat kembali menorehkan duka mendalam. Hingga Jumat (28/11/2025) pukul 21.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mencatat total 61 warga meninggal dunia.

Menurut data resmi BPBD yang dirilis Sabtu (29/11), korban jiwa tersebar di sejumlah daerah: Pasaman Barat (1 orang), Agam (47 orang), Padang Panjang (7 orang), Kota Solok (1 orang), dan Kota Padang (5 orang).

Sementara itu, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap warga yang belum ditemukan, terutama di Kabupaten Agam yang menjadi wilayah terparah.

Baca Juga :  Korban Tambang Emas Ilegal Sarolangun Bertambah Jadi 8 Orang, 4 Orang Luka-luka

Kerusakan Meluas, Ribuan Warga Terdampak

Di Pasaman Barat, bencana menyebabkan 1.712 rumah terendam, 1.248 KK terdampak, 122 hektare lahan rusak, empat rumah mengalami kerusakan, satu fasilitas kesehatan terdampak, dengan total kerugian sementara mencapai Rp363 juta.

Agam menjadi wilayah dengan dampak paling berat. Sebanyak 16 kecamatan terdampak, 83 warga masih hilang, 484 jiwa mengungsi, sembilan rumah rusak, 249 meter jalan rusak, akses air bersih terputus, dan sejumlah fasilitas pendidikan ikut terdampak.

Baca Juga :  Innalillahi! Kecelakaan Maut di Cipali: 5 Tewas, Puluhan Terluka, Ada yang Terjepit

Di Padang Pariaman, bencana melanda 17 kecamatan, membuat 10.437 jiwa terdampak, 3.208 orang terpaksa mengungsi, 3.530 rumah terendam, lima fasilitas pendidikan rusak, dan 102 warga masih terisolir.

Sementara itu, di Kota Padang banjir dan longsor menghantam tujuh kecamatan dan 17 kelurahan. Sebanyak 150 rumah rusak, satu fasilitas ibadah dan satu fasilitas kesehatan terdampak, serta 18.208 warga mengungsi.

Bencana Merata di Sumbar

Bencana hidrometeorologi ini hampir terjadi di seluruh wilayah Sumatera Barat, termasuk Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Padang Panjang, Tanah Datar, Bukittinggi, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Solok, Solok Selatan, dan Kepulauan Mentawai.

Baca Juga :  BMKG: Warga Jangan Lengah! Cuaca Jambi Minggu Ini Terlihat Tenang, Tapi Hujan Diam-Diam Mengintai 

BPBD mencatat kerugian sementara di seluruh daerah mencapai Rp9,5 miliar. Angka ini diperkirakan masih bisa bertambah karena sejumlah lokasi belum bisa dijangkau akibat jalan terputus dan material longsor yang menutupi akses.

Upaya penyelamatan masih terus dilakukan, sementara pemerintah daerah dan relawan berupaya menyalurkan bantuan bagi ribuan warga yang terdampak. (*)

Pos terkait