SUNGAIPENUH, KEJARKABAR.COM – Hujan deras Kamis pagi memicu longsor di kilometer 13 jalan lintas Sungai Penuh – Pesisir Selatan, menimpa tebing pinggir jalan dan menghantam sebuah warung kosong. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Benar, ini alat berat kita sedang menuju ke longsoran untuk membersihkan longsorannya,” kata Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi di Jambi, Kamis.
Ia menjelaskan, untuk sementara alat yang diturunkan ke lokasi jumlahnya satu unit, saat ini tim sedang bekerja membersihkan bekas longsoran.
Longsoran terjadi di kawasan tebing pinggir kilometer 13 kawasan puncak jalan lintas Sungai Penuh Tapan Pesisir Selatan.
Menurut Dedy, longsor yang terjadi di wilayah itu sudah sering terjadi (berulang), pihaknya akan mengupayakan agar akses tersebut segera bisa dilalui oleh kendaraan, khususnya roda empat.
“Tempat longsoran berulang, BPJN jambi sigap membersihkan longsoran,” jelasnya.
Menurut saksi mata, Hari, peristiwa tanah longsor terjadi pada Kamis sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu di hujan deras mengguyur daerah Tapan.
Tiba-tiba tebing runtuh menutupi jalan dan menghantam satu warung di sekitar lokasi.
“Saat kejadian saya membuka toko, tiba tiba suara gemuruh, tanahnya turun. Menghantam warung kosong,” katanya.
Kasi Humas Polres Kerinci, Iptu D Sitinjak menjelaskan, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, tim kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk penjagaan arus lalin dilokasi Tanah longsor. Termasuk melaksanakan koordinasi dengan Balai jalan dan dinas PUPR Kota Sungai Penuh untuk pembersihan tanah longsor yg menutupi badan jalan.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan menunda perjalanan,” imbaunya. (*)





