JAMBI, KEJARKABAR.COM – Siapa sangka biji jintan hitam yang biasa dikenal sebagai ramuan tradisional, kini disulap jadi produk modern untuk atasi bau mulut!
Inovasi ini datang dari tangan-tangan cerdas mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) yang tengah meneliti potensi minyak atsiri jintan hitam sebagai mouth nano spray alami.
Tim mahasiswa dari Program Studi Farmasi FKIK UNJA berhasil menembus pendanaan nasional lewat Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) berkat proyek bertajuk “Nigellanano.breathh” — sebuah inovasi semprot mulut nano berbasis herbal.
“Penelitian ini berangkat dari keprihatinan terhadap tingginya kasus bau mulut (halitosis) di Indonesia yang mencapai 57,6% populasi,” ujar Ketua Tim Peneliti, Septi Hariyani, Minggu (19/10).
Menggabungkan teknologi nano dan bahan alami, tim ini mengembangkan produk semprot mulut yang tak hanya efektif tapi juga higienis dan ramah lingkungan.
Dibimbing oleh Dr. Apt Uce Lestari, tim peneliti yang terdiri dari Septi Hariyani, Milda Rahayu, Rolita Awrinal Cania, Awra Zikrina Ramadhani, dan Sherli Dwina Amanda melakukan riset sejak Juli hingga November 2025 di laboratorium FKIK UNJA.
“Kami ingin menciptakan produk berbasis kekayaan alam Indonesia yang punya nilai jual dan manfaat tinggi bagi masyarakat,” ujar Dr. Uce.
Minyak atsiri dari jintan hitam dikenal memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan anti-inflamasi — menjadikannya kandidat kuat untuk solusi kesehatan mulut alami.
Tak main-main, produk yang dikembangkan mereka tidak hanya dirancang untuk menyegarkan napas, tetapi juga membantu merawat kesehatan mulut secara menyeluruh. Inovasi ini diharapkan bisa menjadi produk unggulan herbal Indonesia.
“Misi kami adalah menghadirkan solusi kesehatan yang aman, praktis, dan alami — sekaligus membanggakan nama UNJA di kancah nasional,” tambah Septi.
Dengan hadirnya Nigellanano.breathh, mahasiswa UNJA membuktikan bahwa inovasi anak muda bisa lahir dari warisan alam lokal — bahkan dari sebutir kecil jintan hitam! (*)





