Era Digital Ternyata Punya Peran Besar Bantu Kesehatan Mental, Ini Kata Wawako Jambi Diza

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, saat menghadiri acara "Frame Your Mind: Merawat Jiwa Lewat Lensa dan Suara. (ist/kejarkabar.com)

JAMBI, KEJARKABAR.COM– Siapa sangka, era digital yang sering dituding memperburuk kesehatan mental, justru dianggap berperan besar dalam mendukung kesehatan jiwa masyarakat!

Hal ini diungkap langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, saat menghadiri acara “Frame Your Mind: Merawat Jiwa Lewat Lensa dan Suara”, Sabtu (18/10).

“Zaman dulu isu kesehatan mental jarang dibahas. Sekarang, dengan bantuan media digital, pesan-pesan tentang kesehatan jiwa bisa sampai ke banyak orang,” ujarnya.

Baca Juga :  SAR Berhasil Evakuasi Jenazah Tak Dikenal yang Mengapung di Sungai Batanghar

Diza menekankan bahwa media sosial, pelatihan daring, hingga kegiatan seni kini menjadi alat ampuh dalam menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan mental — apalagi di kalangan anak muda yang menjadi penentu masa depan.

Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jambi ini menghadirkan pendekatan unik: mengungkap kesehatan jiwa lewat karya seni foto dan narasi personal.

Baca Juga :  Tragedi di Jambi: Kebakaran Hebat, Enam Kios Ludes, 1 Tewas di Tempat!

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 18–19 Oktober 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta.

“Kami sangat mengapresiasi pendekatan kreatif ini. Pesan yang disampaikan melalui seni bisa lebih mudah diterima masyarakat, terutama generasi muda,” tambah Diza.

Sementara itu, Ketua IPK Jambi, Eka Renny Yustisia, menyebut kegiatan ini bukan hanya ruang ekspresi, tetapi juga bentuk terapi dan penguatan psikologis bagi peserta.

Baca Juga :  Perdagangan Burung Liar Kian Marak! BKSDA Jambi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Lewat Kolaborasi Besar-Besaran

“Lewat foto dan deskripsi, peserta bisa menyampaikan harapan serta sisi terdalam dari perjuangan mereka menghadapi masalah mental,” katanya.

Acara ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025, sekaligus ajakan terbuka untuk menjadikan dunia digital sebagai ruang aman dan positif bagi kesehatan mental. (*)

Pos terkait