JAMBI, KEJARKABAR.COM – Geng motor di Kota Jambi kembali terlibat aksi tawuran antar kelompok menggunakan senjata tajam (sajam).
Tawuran antar dua kelompok geng bermotor ini terjadi di Jalan M Husni Thamrin, Lorong Lokatam, Kelurahan Beringin, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, Minggu (12/10/2025) dinihari.
Kedua kelompok geng bermotor dengan menggunakan senjata tajam dan kayu ini, terlihat didominasi oleh kalangan remaja.
Mereka datang mengendarai sepeda motor, sembari teriak dan membunyikan klakson sepeda motor.
Tawuran antar dua kelompok berandalan bermotor ini juga terlihat tidak saling hadang, melainkan hanya saling kerja dan mereka juga hanya maju mundur.
Atas kejadian tersebut, pihak Kepolisian saat ini sedang melakukan serangkaian penyelidikan.
“Masih kita lidik,” kata Kapolsek Pasar AKP Marwi, Senin (13/10/2025).
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa motif mereka, sehingga terjadinya saling serang ini dan juga apakah ada atau tidaknya korban jiwa.
Banyak yang geram, sebagian lagi menyayangkan perilaku remaja yang semakin nekat.
Salah satu pengguna Instagram menulis, “Masih saja, anak-anak seperti ini seharusnya diculik lalu dibalik badannya, diikat di pohon dengan kepala di bawah dan kaki di atas.” Komentar itu menggambarkan kekesalan terhadap aksi brutal yang terus berulang di kota tersebut.
Komentar lain datang dari akun lain yang menulis, “Begitu terus, gantian menyerang daerah masing-masing, sepertinya mereka saling balas dendam.
”Sementara pengguna lainnya menanggapi dengan nada heran dan sarkastik, “Wah, banyak sekali malaikat pencabut nyawa di sini.”
Rangkaian komentar itu mencerminkan keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi tawuran yang kerap melibatkan remaja di usia produktif.
Tak sedikit yang menganggap kejadian semacam ini sudah menjadi “lingkaran dendam” antarkelompok muda yang sulit dihentikan.
Kasus tawuran ini menambah daftar panjang bentrokan remaja di Kota Jambi dalam beberapa bulan terakhir.
Warga berharap aparat lebih tegas dalam menindak para pelaku dan memperkuat patroli di kawasan rawan. (*)





