Ups! Petugas Temukan Bus AKAP Tak Laik Jalan di Terminal Tanjung Priok, Bagaimana Bus Rute Jambi

Petugas Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Cilincing memasang stiker laik jalan pada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di terminal Tanjung Priok. -ist-

KEJARKABAR.COM, JAKARTA – Menjelang lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M, penertiban bus angkutan lebaran semakin ketat dengan melakukan ramp check.

Ramp check dilakukan petugas Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Cilincing menemukan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di terminal Tanjung Priok.

Kendaraan yang dinyatakan laik jalan akan diberikan stiker tanda sudah melalui pemeriksaan oleh petugas dan dinyatakan laik jalan sebagai angkutan mudik.

Sebaliknya kendaraan yang tidak laik, perusahaan otobus (PO) diminta mengganti armada mereka dengan yang lebih laik.

“Hari ini, ada lima bus AKAP yang dilakukan ramp chenck dan hasilnya empat bus dinyatakan laik jalan dan satu bus tidak laik jalan. Namun, bagi yang tidak laik akan dilaporkan ke perusahaan otobus dan meminta mengirim armada yang lebih laik,” kata Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sandi di Jakarta, Kamis (12/03/2026).

Dari giat tersebut, lanjutnya, petugas mendapati satu unit mobil yang tidak laik jalan, yakni bus PO Harianto yang akan bertolak dari Jakarta ke Madura.

Baca Juga :  Isinya Tokoh Berat Semua! Jimly Asshiddiqie Ditunjuk Pimpin Komisi Super Kuat Reformasi Polri

“Mobil ini kaca utama bagian depan pecah dan harus diperbaiki,” katanya.

Sementara empat mobil yang dinyatakan laik adalah PO M Trans dari Lampung menuju Bandung, PO Sinar Jaya Jakarta-Surabaya, PO Sinar Jaya Tangerang-Surabaya dan PO Gunung Harta dari Jambi-Malang.

Sebelumnya, Sandi memastikan keamanan angkutan karena seluruh bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang masuk ke dalam terminal mengikuti pemeriksaan baik kendaraan maupun sopir yang akan mengantarkan penumpang dalam Arus Mudik 2026.

“Kami sudah dua hari melakukan pemeriksaan kelaikan (ramp chek) terhadap bus yang akan berangkat oleh Unit Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB),” katanya.

Pihaknya memastikan dalam menghadapi arus mudik, pengelola terminal juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung.

Sandi mengimbau masyarakat yang akan mudik agar tetap memperhatikan aspek keamanan selama perjalanan. Pemudik perlu memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan serta tidak mengenakan perhiasan mencolok saat bepergian.

Baca Juga :  Muhajir: Kementerian Haji dan Umrah akan Bentuk Kantor Perwakilan hingga Tingkat Kabupaten

“Semoga dengan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan dan kesiapan fasilitas, arus mudik di Terminal Tanjung Priok dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” kata dia.

Sementara, Dinas Perhubungan di Provinsi Jambi memastikan ratusan armada angkutan umum telah disiapkan untuk melayani masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Atma Jaya mengatakan kesiapan armada tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin kelancaran transportasi bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

Menurutnya, pihak Dinas Perhubungan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk perusahaan otobus serta instansi pemerintah lainnya guna memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi layak jalan.

“Alhamdulillah kita sudah melakukan koordinasi dan pengecekan kondisi kendaraan, baik angkutan antar kota antar provinsi maupun angkutan dalam provinsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Tersangka Misri, Model Asal Jambi Dijadwalkan Hadir di Sidang Brigadir Nurhadi Pekan Depan

Ia menjelaskan, untuk angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) terdapat sekitar 65 perusahaan otobus yang siap melayani pemudik dengan total sekitar 447 unit kendaraan.

Sementara itu, untuk angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) terdapat sekitar 20 perusahaan otobus dengan lebih dari 200 unit kendaraan yang disiapkan.

“dari persentase kelaikan jalan 77,2 persen laik jalan, 16,8 persen perlu ditingkatkan ,perbsikan kendaraan agar bisa laik dsn 6 persen dilarang untuk berjalan, ” pungkasnya.

Selain memastikan jumlah armada, Dinas Perhubungan juga melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan untuk menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan mudik.

“Kendaraan-kendaraan dari perusahaan otobus sudah kita lakukan komunikasi untuk mempersiapkan kendaraan dengan sebaik-baiknya agar siap melayani angkutan Lebaran,” katanya.

Dengan kesiapan ratusan armada tersebut, pemerintah berharap arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Provinsi Jambi dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. (*)

Pos terkait