Aksi Maling Rokok Rp10 Juta Viral! CCTV Bongkar Identitas, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Aksi Maling Rokok Rp10 Juta Viral! CCTV Bongkar Identitas dan berhasil diamakan polisi. --ist--

JAMBI, KEJARKABAR.COM – Aksi nekat seorang pria yang membobol warung dan menggasak rokok puluhan bungkus di kawasan Jalan Nuri III, Kelurahan Jelutung, Kota Jambi, akhirnya berakhir di tangan polisi. Pelaku diciduk tanpa perlawanan setelah rekaman CCTV mengungkap identitasnya.

Kejadian pembobolan itu berlangsung pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban, Sumarno (71), mendapati pintu menuju gudang warungnya dalam keadaan terbuka saat hendak salat subuh.

Baca Juga :  Teror Spesialis Bobol Ruko Berakhir! Buronan Ini Gasak Rp80 Juta di Pasar, Akhirnya Dibekuk Polisi

Ketika kembali dari masjid, ia melihat rokok berserakan di lantai dan menyadari seluruh stok rokok di etalase hilang.

Rekaman CCTV kemudian memperlihatkan seorang pria mengenakan baju lengan panjang, celana pendek, serta menutupi wajah dengan topeng dari bajunya. Barang dagangan senilai Rp10,4 juta pun lenyap seketika.

Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy, menjelaskan bahwa Unit Reskrim Polsek Jelutung segera bergerak setelah menerima laporan.

Baca Juga :  Kepolisian Imbau Warga Waspada Pasca Penculikan Anak Jejaring Jambi Terbongkar

Hasil analisis rekaman CCTV mengarah pada satu nama: Hariyanto alias Dedek (48), warga Jalan Flores, Kelurahan Jelutung.

“Dari bukti rekaman itu, tim berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku di kawasan Simpang Rimbo,” ungkap Deddy, Selasa (25/11/2025).

Penangkapan dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Jelutung, Ipda Ondo Siburian. Pelaku diamankan tanpa perlawanan bersama sejumlah barang bukti, antara lain jaket hoodie hitam, kaos cokelat, dan celana pendek biru yang diduga digunakan saat beraksi.

Baca Juga :  Polres Bungo Sisir Pelangsir di SPBU Tekan Praktik Penyimpangan BBM Subsidi, PETI Mulai Terdesak

Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolsek Jelutung dan dijerat Pasal 363 Ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kamera pengawas semakin efektif membantu polisi memburu pelaku kejahatan—sekalipun mereka mencoba menutupi wajah dengan cara apa pun. (*)

Pos terkait