Tren Kota Jambi Turun ke Angka 158, Namun Ancaman Polusi Masih Mengintai

JAMBI, KEJARKABAR.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi melaporkan kondisi kualitas udara di wilayah Kota Jambi mulai menunjukkan perbaikan.

Meski demikian, tingkat pencemaran udara masih berada dalam kategori tidak sehat sehingga masyarakat diminta tetap waspada.

Kepala DLH Kota Jambi, Mahruzar, mengatakan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Sabtu 29 Agustus 2026 tercatat berada di angka 158.

Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan sebelumnya, namun masih melewati batas aman bagi kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Didemo Ratusan Sopir, Pemkot Jambi Akhirnya Melunak dan Revisi Aturan Pengisian Solar

Menurutnya, tren penurunan ISPU mulai terlihat sejak pagi hari. Kendati demikian, kualitas udara yang masih berada pada level tidak sehat berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

“Trennya sudah mulai menurun, tetapi masyarakat tetap harus berhati-hati karena kualitas udara belum kembali normal,” ujarnya.

DLH mengimbau warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika nilai ISPU berada di atas 150. Selain itu, masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas fisik berat di luar rumah guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.

Baca Juga :  Pamit ke Pasar dan Tak Kembali! Ternyata Ibu Muda dan Anaknya Terlibat Laka di Jalan Lintas Bungo–Padang

Mahruzar menjelaskan, peningkatan pencemaran udara yang terjadi belakangan ini diduga dipengaruhi oleh kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah sekitar Kota Jambi yang terbawa angin.

Meski demikian, ia menilai potensi karhutla di wilayah Kota Jambi relatif rendah. Hal itu karena daerah perkotaan tersebut tidak memiliki kawasan hutan yang luas. Jika terjadi kebakaran, umumnya hanya terjadi pada area semak belukar atau lahan terbuka.

Baca Juga :  Selain Stiker, Pemkot Jambi Terapkan Aplikasi Sipolar Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

DLH Kota Jambi saat ini terus memantau perkembangan kualitas udara secara berkala. Warga juga diminta mengikuti informasi terbaru terkait kondisi udara dan menyesuaikan aktivitas harian sesuai tingkat pencemaran yang terjadi.

Dengan kondisi udara yang masih belum sehat, penggunaan masker dan pembatasan aktivitas luar ruangan menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap gangguan pernapasan. *

Pos terkait