JAMBI, KEJARKABAR.COM – Aksi pencurian uang kotak amal masjid di Kota Jambi kembali terjadi.
Peristiwa pencurian tersebut menimpa dua masjid di Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah.
Pencurian kotak amal ini menyasar Masjid Nurul Iman dan Masjid Al-Maghfiroh, pada Senin 29 September 2025.
Dalam menjalankan aksinya pelaku yang terekam CCTV terlihat menggunakan kerudung layaknya jamaah perempuan.
Gubernur Jambi Al Haris Minta Himbara segera Bantu Kopdes MP Dapatkan Suntikan Dana Usaha
Dalam rekaman CCTV sekitar pukul 02.47 WIB ditemukan ada seorang lelaki menggunakan kerudung layaknya jamaah perempuan bergegas ke tempat berdirinya dua kotak amal masjid.
Rudi, salah seorang pengurus Masjid Nurul Iman, mengatakan pencurian diketahui setelah dirinya mengecek rekaman CCTV.
Kotak amal yang biasanya diletakkan di dekat pintu masuk masjid ditemukan dalam keadaan rusak dan uang di dalamnya hilang.
“Dua kotak masjid yang dituju yakni satu yang di dalam dan di depan. Ketika pelaku memasuki dan mengecek situasi sekitar masjid, ia langsung menuju kotak dan mengotak-atik kunci kotak,” katanya.
Wali Kota Maulana Pastikan Evaluasi OPD Agar Program Prioritas Terealisasi Tepat Sasaran
Muhajir: Kementerian Haji dan Umrah akan Bentuk Kantor Perwakilan hingga Tingkat Kabupaten
Rudi menambahkan, pengurus masjid rutin mengamankan uang kotak amal setiap malam setelah salat Isya. Dari kejadian tersebut, kerugian diperkirakan kurang dari Rp100 ribu.
Terpisah, kasus serupa juga terjadi di Masjid Al-Maghfiroh. Namun kali ini pelaku gagal menjalankan aksinya karena ada seseorang yang tidur di dalam masjid.,
“Ketika paginya saya cek CCTV masjid, memang benar ada seorang pelaku tetapi ia mundur karena ada bapak penjaga yang tidur di dalam masjid,” kata Mukhlisin, pengurus Masjid Al-Maghfiroh.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy, membenarkan kejadian pencurian tersebut.
Namun, pihak pengurus masjid tidak membuat laporan resmi.
“Benar, tapi setelah Bhabinkamtibmas Polsek setempat berkoordinasi dengan pengurus masjid, pengurus masjid tidak membuat laporan karena nilai uang kotak amal yang hilang nominalnya kecil,” katanya. (*)





