KOTAJAMBI, KEJARKABAR.COM – Wali Kota Jambi Maulana memastikan evaluasi secara menyeluruh terhadap organisasi perangkat daerah (OPD), baik dari sisi fisik maupun keuangan, agar program prioritas pemerintah kota setempat terealisasi tepat waktu dan sesuai sasaran.
“Kami wajib mengevaluasi sekaligus mendorong percepatan ini agar pembangunan berjalan optimal karena banyak pekerjaan yang sudah selesai, namun pihak ketiga belum melakukan pencairan,” katanya di Jambi, Jumat.
Ia menjelaskan evaluasi realisasi anggaran itu menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja para kepala OPD.
Percepatan realisasi program kerja dan anggaran, kata dia, sebagai penting, terutama pada sisa akhir tahun ini.
Muhajir: Kementerian Haji dan Umrah akan Bentuk Kantor Perwakilan hingga Tingkat Kabupaten
IRT di Jambi Dirampok, Dilukai hingga Tewas, Pelaku Bawa Kabur Mobil Korban
Hingga saat ini, realisasi fisik dan keuangan telah mencapai 54 persen.
Ia menyebut angka tersebut cukup tinggi dan menempatkan Kota Jambi di posisi menengah secara nasional.
Dia mengatakan pentingnya pencapaian target pendapatan terus diupayakan sepanjang tidak membebani masyarakat, sedangkan realisasi belanja daerah melalui APBD harus dipercepat, terutama belanja yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.
“APBD adalah stimulus ekonomi bagi masyarakat. Realisasi yang cepat akan melibatkan penyedia UMKM, tenaga kerja yang terserap dan itu semua akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Maulana.
Baznas Kenalkan Label Taat Zakat untuk Perkuat Reputasi Branding Perusahaan
Nilai Tukar Rupiah Menguat karena Dipengaruhi “Government Shutdown” AS
Ia mengatakan capaian kinerja Pemkot Jambi akan terus dimonitor pemerintah pusat melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan sistem Pusat Pengendalian Kebijakan dan Informasi (PPKI) Kementerian Dalam Negeri.
“Kami meminta seluruh perangkat daerah bersikap transparan dan responsif apabila menghadapi kendala, baik dalam pencairan anggaran, pengadaan barang dan jasa, maupun hambatan teknis lainnya,” katanya.
Ia berharap, dukungan dan kerja sama semua kepala OPD, camat, dan lurah untuk aktif melaksanakan tugas masing-masing.
“Saya mengetahui semua laporannya, terutama terkait pendapatan yang targetnya sudah ditetapkan bersama, karena ada dua aspek utama yang menjadi fokus evaluasi, yakni pendapatan dan belanja daerah,” kata dia. (*)





