Warga Berlarian, Atap Masjid Terbang, Empat Rumah Porak-Poranda di Torino Jambi Akibat Puting Beliung

JAMBI, KEJARKABAR.COM –Suasana tenang di Perumahan Torino, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, mendadak berubah mencekam pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Angin kencang yang datang tiba-tiba bukan hanya mengiringi hujan lebat dan petir, tetapi juga menghempaskan atap Masjid Nurul Muhsiniin hingga terangkat dan beterbangan.

Empat rumah warga turut menjadi korban dalam insiden ini.

Ketua RT 13, Nopal, mengaku mengetahui kejadian tersebut dari video yang dibagikan warga di grup WhatsApp.

“Saya dapat info dari anak-anak yang main bola di depan masjid. Katanya masjid rubuh, atap sampingnya terangkat sampai ke belakang ruang marbot,” ujarnya.

Baca Juga :  Empat Perambah Tahura OKH Jambi Resmi Diseret ke Pengadilan, Terancam 10 Tahun Penjara

Tidak hanya masjid, empat rumah warga di Blok J26, Blok N Atas, Blok G, dan Blok D juga mengalami kerusakan parah pada bagian atap.

Salah satu atap rumah bahkan terbang jauh dan sempat menghantam mobil milik warga, beruntung kendaraan tersebut tidak mengalami kerusakan berarti.

Di Blok J26, kabel listrik putus tertimpa atap yang ikut rubuh.

“Saya langsung hubungi 112, dan PLN cepat datang merapikan semuanya,” jelas Nopal.

Meski angin kencang memicu kerusakan di berbagai titik, Ketua RT 13 bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Alhamdulillah enggak ada korban, hanya kerusakan material saja,” katanya.

Warga pun segera bergerak memperbaiki Masjid Nurul Muhsiniin agar ibadah salat Jumat tetap dapat berlangsung.

Baca Juga :  DJPb Dorong Pemprov Jambi Gunakan Skema KPBU dalam Membiayai Pembangunan Infrastruktur

“Kita bereskan dulu bagian yang rubuh. Area belakang dan samping belum bisa dipakai karena banjir, tapi ruang utama aman,” lanjut Nopal.

Pihak kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga BPBD turun langsung meninjau lokasi pada malam hari. Bantuan dari warga sekitar juga mulai berdatangan.

“Alhamdulillah tadi saya dapat kabar Ketua RT 03, Pak Khairul Anno, menyumbang Rp1 juta untuk perbaikan masjid,” ujar Nopal.

Beduh, salah satu warga yang rumahnya rusak di Blok J26, mengatakan ia sedang berada di dalam rumah bersama keluarga ketika angin menghantam.

Baca Juga :  Pray for Ranah Minang! BPBD Laporkan 61 Warga Sumbar Meninggal Akibat Bencana Hidrometeorologi

“Di rumah ada dua cucu dan dua keluarga lainnya. Kanopi dan atap depan rusak. Listrik juga sempat padam sejak malam, tapi PLN sudah memperbaiki,” tuturnya.

Sementara itu, warga lainnya, Hanafi Zibuah, mengatakan angin datang sangat cepat dan tanpa tanda-tanda.

“Awalnya cuma mendung dan gerimis. Tiba-tiba petir menyambar, langsung angin puting beliung menghantam masjid dan rumah sekitar. Kanopi rumah belakang jebol dan seng rumah marbot ikut terangkat,” katanya.

Hanafi berharap ada bantuan dari pemerintah maupun masyarakat untuk meringankan biaya perbaikan.

“Ya kami berharap ada uluran tangan untuk membantu perbaikan ini,” tutupnya. (*)

Pos terkait