KEJARKABAR.COM, JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyampaikan progres pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga telah mencapai 70 persen.
Capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pemanfaatan gas bumi sebagai energi alternatif yang lebih efisien bagi masyarakat.
Pembangunan jaringan gas di Kota Jambi pada 2026, menggunakan kuota lama dengan total 13.235 sambungan rumah (SR) sesuai alokasi nasional.
Sementara minat masyarakat yang tercatat saat pendataan calon pelanggan jauh lebih besar dari kapasitas yang ada.
“Kami akan mempercepat pekerjaan guna memastikan penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan dan melaksanakan uji coba pada Juni mendatang,” kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Jambi Hendra Saputra di Jambi, Kamis 26 Februari 2026.
Pihaknya optimistis proyek tersebut tetap dapat dirampungkan tepat waktu meskipun menghadapi berbagai kendala teknis di lapangan, seperti faktor cuaca dan penyesuaian jaringan dengan kondisi infrastruktur yang ada.
Ia mengatakan, pekerjaan fisik proyek saat ini masih terus berlangsung di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan sebagai wilayah penerima manfaat.
Proses pembangunan meliputi pemasangan pipa distribusi utama, sambungan rumah tangga, hingga pengujian jaringan untuk memastikan keamanan dan kelayakan sebelum dioperasikan.
Menurut dia, program jaringan gas itu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai energi alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap gas elpiji bersubsidi dan menekan potensi kelangkaan di pasaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung proses pembangunan dengan memberikan akses kepada petugas selama pelaksanaan pemasangan sambungan rumah agar dalam waktu dekat segera menikmati manfaat langsung dari layanan jaringan gas rumah tangga ini,” kata Hendra. (*)





