BPTD Jambi Tahan Truk Bawa Bahan Pupuk karena Langgar Aturan Operasional Arus Mudik, Polda Jambi Terjunkan Pasukan Elite Lebaran

NEKAT MELINTAS: Satu unit angkutan bahan pupuk dari Sumbar tujuan Sumsel diamankan UPPKB Tembesi akibat langgar aturan arus mudik Lebaran, Rabu (18/3/2026). -BPTD Jambi-

KEJARKABAR.COM, JAMBI – Satu unit truk pengangkut bahan pupuk diamankan melanggar aturan pembatasan operasional kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran yang berlaku mulai 13 hingga 29 Maret 2026.

Temuan kendaraan sumbu tiga yang masih beroperasi di masa arus mudik Lebaran, mengakibat kegiatan mudik masyarakat mengalami gangguan, yakni terjadi macet panjang.

Kemacetan bisa dipicu kasus  kecelakaan dan kerusakan mobil besar yang terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera.

“Yang dikecualikan dalam pelarangan sumbu tiga (3) adalah pupuk yang siap didistribusikan ke masyarakat. Kalau bahan pupuk, kan belum menjadi pupuk,” kata Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf di Jambi, Rabu.

Baca Juga :  Pemrov Bawa Sengketa Panas Dua Kabupaten Penghasil Migas Jambi Naik ke Meja Mendagri

Kepala Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Natanael Manalu membenarkan terkait penahanan satu unit kendaraan besar (tronton) karena melanggar ketentuan pada Selasa (17/3) petang.

Akibat pelanggaran itu petugas UPPKB memutuskan kendaraan tersebut menunda perjalanan untuk keperluan penyidikan.

Natanael menjelaskan bahan pupuk seberat 43 ton itu di bawa dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar)  tujuan ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Karena dilarang dan tidak termasuk dalam pengecualian, kendaraan untuk sementara waktu ditahan di jembatan timbang Muara Tembesi.

“Sekarang kita amankan, keputusan selanjutnya kita serahkan ke Balai Pengelola Transportasi Darat,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Dorong Penuntasan Jalan Khusus Angkutan Batu Bara

 

Polda Jambi Libatkan Personel Brimob Amankan Arus Mudik Lebaran

Polda Jambi melibatkan personel Brigade Mobil (Brimob) untuk disiagakan pada titik yang dinilai rawan di jalur mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah itu.

Guna memberi rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dan balik Lebaran, kata Kapolda Jambi Irjen Krisno H Siregar saat peninjauan arus mudik di Terminal Alam Barajo, Kota Jambi, Rabu.

“Satuan elite kepolisian itu, turut patroli sekala besar,” tegasnya.

Kapolda mengatakan, pasukan Brimob akan bergerak dalam bentuk ikatan regu atau pleton. Tugasnya untuk menjamin ketertiban selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Baca Juga :  TERUNGKAP! 5 Kali Jalani Rehabilitasi Narkoba, Pengemudi Pajero Penabrak Pagar Mapolda Jambi Jadi Tersangka

Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Jambi Kombes Pol M Faishal Aris menambahkan pelibatan personel dalam rangka menyukseskan kegiatan arus mudik dan balik Lebaran.

Pihaknya akan melakukan patroli sekala besar, mengingat satuan Brimob memiliki kemampuan khusus, seperti penjinakan bom (Jibom), antianarki, serta penanganan situasi darurat.

“Kita sebarkan personel dan disiagakan, kita dukung kegiatan mudik,” kata Dansat Brimob.

Dalam Operasi Ketupat 2026, sebanyak 1.709 personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait terlibat dalam pengamanan mudik, perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, libur Lebaran dan arus balik di Provinsi Jambi. (*)

Pos terkait