Isu Super Flu Menguat, Kepala Dinas Kesehatan Tegaskan Jambi Masih Aman

Foro Ilustrasi super flu. -ist/kejarkabar.com-

JAMBI, KEJARKABAR.COM – Merebaknya kabar mengenai super flu di sejumlah wilayah Indonesia membuat masyarakat diminta untuk tetap waspada.

Meski demikian, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Dr. dr. Hj. Ike Silviana, MKM, Sp.KKLP, FISQua, menjelaskan bahwa istilah super flu sejatinya merujuk pada influenza musiman yang disebabkan oleh virus influenza tipe A H3N2.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Dorong Penguatan SDM Guru pada Koordinasi Program Prioritas GTK 2026

“Disebut super flu karena dianggap lebih berat, padahal berdasarkan data Kementerian Kesehatan tidak ada peningkatan keparahan dibandingkan influenza lainnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, hingga akhir Desember 2025 tercatat 62 kasus influenza A H3N2 di Indonesia yang tersebar di delapan provinsi.

Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, disusul Kalimantan Selatan, Jawa Barat, dan beberapa provinsi lain. Sementara Provinsi Jambi masih dinyatakan nihil kasus.

Baca Juga :  Gas Melon “Menghilang” di Tebo, Harga Tembus Rp35 Ribu! Pedagang Kecil Menjerit

“Untuk Jambi, sampai saat ini belum ada laporan atau data yang menunjukkan adanya super flu,” katanya.

Dr. Ike menambahkan, secara klinis gejala super flu sulit dibedakan dari flu biasa, seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, badan pegal, dan nyeri tulang. Untuk memastikan diagnosis, diperlukan pemeriksaan laboratorium khusus.

“Penegakan diagnosis harus melalui swab tenggorokan atau hidung, lalu diperiksa dengan PCR di laboratorium rujukan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Surati Kemenhub Minta Tambah LPJU untuk “Kampung Terang” Seberang kota

Meski kondisi di Jambi masih aman, Dinkes tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah.

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dinilai menjadi langkah utama pencegahan.

“Jaga asupan gizi, cukup istirahat, lakukan aktivitas seimbang, dan terapkan etika batuk yang benar,” imbaunya.

Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu yang semakin berat atau tidak kunjung membaik. (*)

Pos terkait