Sarolangun Diguncang Gempa Tektonik M5,1 Getarannya Dirasakan hingga Bengkulu

Ilustrasi gempa di Sarolangun, Jambi. -ist/kejarkabar.com-

JAMBI, KEJARKABAR.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa tektonik bermagnitudo 5,1 pada Senin pukul 18.02 WIB di Sarolangun, Jambi, tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kota Bengkulu dan Bengkulu Utara dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Baca Juga :  Kota Sungai Penuh Siap Raih Adipura! Tim KLHK Tinjau TPST Secara Langsung

BMKG mengupdate bahwa hasil analisis menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update magnitudo M4,8. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,65 derajat Lintang Selatan (LS) dan 102,14 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sarolangun, Jambi, pada kedalaman 169 kilometer.

Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam kerak bumi.

Baca Juga :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 18.30 WIB, kata dia, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Warga Kabupaten Sarolangun, Bambang Irawan mengaku tidak merasakan getaran akibat gempa bumi yang terjadi pada Senin petang ini.

Menurut dia, aktivitas berjalan seperti biasa, tidak ada kepanikan yang terpantau akibat peristiwa alam tersebut.

Baca Juga :  BMKG: Daerah Ini Waspadai Hujan Petir di Hari Senin. Apakah Jambi Termasuk?

“Semuanya normal, di sini (Sarolangun) tidak kami tidak merasakan getaran gempa,” katanya. (*)

Pos terkait