SUNGAIPENUH, KEJARKABAR.COM – Warga Sungai Penuh dibuat bertanya-tanya! Lima desa sekaligus akan menggelar Pemilihan Antar Waktu (PAW) kepala desa dalam waktu dekat.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Sungai Penuh sudah mulai memprosesnya. Ada apa gerangan?
Ternyata, lima kepala desa ini punya alasan masing-masing untuk “angkat kaki”. Desa Kumun Hilir, Permai Indah, Koto Dian, Cempaka, dan Tanjung harus mencari pengganti pemimpin mereka.
Kabarnya, ada yang mengundurkan diri karena lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), ada yang jadi anggota DPRD Kota Sungai Penuh, bahkan ada yang nekat maju sebagai calon wakil wali kota! Wah, ada udang di balik batu nih?
Kabid Pemerintah Desa Dinas PMD Kota Sungai Penuh, Desi Gusrizal, memastikan bahwa proses PAW sedang berjalan dan kemungkinan akan dilaksanakan pada Desember 2025.
“Ada lima kepala desa yang di PAW, ada yang lulus P3K, ada yang jadi DPRD, dan ada yang maju sebagai calon wakil wali kota,” jelasnya.
Proses PAW ini mirip dengan pemilihan kepala desa biasa, namun bedanya, PAW dipilih oleh perwakilan lembaga atau unsur yang ada dalam desa. Masa jabatan kepala desa PAW ini akan melanjutkan jabatan kepala desa sebelumnya.
Mulai dari pembentukan panitia pelaksana, seleksi calon, hingga pemilihan, semua proses akan dilakukan dengan ketat. “Untuk anggaran pelaksanaan PAW Kepala Desa sepenuhnya diambil dari APBD Desa, sudah disiapkan sekitar 20 juta rupiah,” terang Desi. (*)





