Pucuk Jambi Membara! Korsleting AC Diduga Picu Kebakaran, 12 Rumah Hangus Terbakar

Petugas pemadam kebakaran Kota Jambi, berusaha memadamkan api yang membakar rumah di bekas lokalisasi "Pucuk". (ist/kejarkabar.com)

KOTAJAMBI, KEJARKABAR.COM – Sebanyak 12 rumah di RT 05 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo (dikenal sebagai Pucuk), terbakar .

Kebakaran terjadi sekitar 3,5 jam dan menghanguskan 9 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Mustari Affandi, menduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada AC salah satu rumah. Konstruksi kayu rumah dan kencangnya angin mempercepat penyebaran api.

Baca Juga :  9 Kebakaran Landa Tanjabtim, Puluhan Rumah Warga Hangus Sepanjang 2026

Operasi pemadaman melibatkan 80 petugas dan 12 armada pemadam kebakaran, dibantu warga setempat. Sekitar 240 ribu liter air digunakan untuk memadamkan api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa, meski banyak keluarga kehilangan harta benda dan tempat tinggal.

Pemerintah Kota Jambi diharapkan segera menyalurkan bantuan darurat, termasuk tenda, makanan, dan pakaian untuk para korban.

Solidaritas warga terlihat. Beberapa rumah membuka pintu untuk menampung sementara para korban.

Baca Juga :  Dua Rumah di Kawasan Padat Penduduk Desa Lambur Tanjab Timur Hangus Terbakar

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun satu warga sempat shock karena mengetahui ada kerabatnya yang terkepung api.

Belasan keluarga kini kehilangan harta benda dan tempat tinggal. Mereka hanya bisa menatap puing-puingnya yang telah rata dengan tanah.

Data yang diperoleh, para korban yang kehilangan tempat tinggal adalah Adi, Gita, Adi Maharja, Ina, Wulan, Inah/Indra, Nunung, Neng, Zulhendri, Sumiati/Johan Amid, Wacam, dan Sukarsih.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Hanguskan 2 Unit Rumah Warga Muarasabak Timur hingga Rata dengan Tanah

Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Mustari Affandi. Sedikitnya 12 armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

Operasi pemadaman berlangsung 3,5 jam, karena padatnya rumah penduduk dan ramainya warga yang berkerumun.

“Pemadaman berjalan aman dan lancar, menghabiskan air sekitar 240 ribu liter,” kata Mustari. (*)

Pos terkait