9 Kebakaran Landa Tanjabtim, Puluhan Rumah Warga Hangus Sepanjang 2026

Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Blok D, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Kamis (12/3/2026) sekira pukul 23.40 WIB. -ist/kejarkabar.com-

MUARASABAK, KEJARKABAR.COM – Rentetan kebakaran melanda wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sejak awal tahun 2026. Dalam kurun Januari hingga awal April, tercatat sedikitnya sembilan kejadian yang berdampak pada puluhan rumah warga.

Berdasarkan data yang ada, total 33 unit rumah mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material yang dialami warga cukup besar.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran setempat, Agus Pranoto, mengatakan pihaknya terus berupaya menekan angka kebakaran melalui berbagai langkah pencegahan.

Baca Juga :  Api Mendadak Menyala! Warung Bakso di Sungai Bahar Ludes Gara-Gara Selang Gas Bocor

Salah satunya dengan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

Menurutnya, edukasi ini penting agar warga lebih memahami potensi penyebab kebakaran serta langkah-langkah pencegahan sejak dini.

“Kami terus mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memahami cara mengantisipasi kebakaran,” ujarnya.

Di sisi lain, petugas damkar kerap menghadapi kendala saat menangani kebakaran di lapangan. Akses jalan yang sempit menjadi hambatan utama karena kendaraan pemadam tidak selalu bisa menjangkau lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pendiri Sekolah Islam Perempuan Pertama di Asia, Rahmah El Yunusiyyah, Resmi Jadi Pahlawan Nasional

Selain itu, jarak tempuh yang cukup jauh juga mempengaruhi kecepatan penanganan.

Sebagai solusi, pemerintah daerah mulai mendorong pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Saat ini, keberadaan relawan tersebut masih terbatas di tingkat kecamatan, namun ke depan akan diperluas hingga ke desa.

Diharapkan, Redkar dapat membantu penanganan awal ketika kebakaran terjadi, mulai dari evakuasi warga hingga pemadaman sederhana sebelum petugas tiba di lokasi.

Baca Juga :  Ombudsman Jambi Terima 200 Laporan Pelayanan Publik, 80 Persen Berhasil Ditangani

Selain itu, relawan juga diharapkan mampu mengoptimalkan penggunaan peralatan pemadam yang tersedia di lingkungan masyarakat.

Meski frekuensi kebakaran tergolong tinggi dalam beberapa bulan terakhir, pihak damkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut. (*)

Pos terkait