Belasan Muda Mudi di Muarabungo Dijaring Satpol PP di Kos-kosan dan Hotel saat Bulan Ramadan

Tim Terpadu saat kamar yang disewa pasangan muda mudi di salah satu hotel Muarabungo. -ist-

KEJARKABAR.COM, MUARABUNGO – Puluhan muda-mudi terjaring tim terpadu di kosan dan hotel, di kota Muara Bungo dalam sebuah operasi yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Bungo.

Tim terpadamenyisir rumah kos dan hotel yang tersebar di wilayah Kabupaten Bungo, Minggu (1/02/2026).

Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengamankan sebanyak 16 muda-mudi dari beberapa lokasi kos dan hotel.

Mereka langsung dibawa untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dalam giat kali ini, kami mengamankan 16 orang. Seluruhnya sedang dalam proses pemeriksaan bersama tim. Nantinya mereka akan diminta membuat surat pernyataan, dan orang tua masing-masing akan kami panggil untuk penyelesaian lebih lanjut,” tegas Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bungo, Daruqotni.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Tanah Tumbuh

Dia menegaskan bahwa kegiatan razia merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda), khususnya dalam menjaga ketertiban umum selama bulan suci Ramadan.

“Melalui media ini kami sampaikan, kami melakukan penertiban di sejumlah rumah kos dan hotel bersama tim terpadu yang terdiri dari PM TNI, Kejaksaan, Polres Bungo, Dinas Perizinan, serta Dinas terkait lainnya,” ujar Daruqotni.

Dari hasil pendataan awal, sebanyak 12 orang di antaranya tidak dapat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat diminta petugas.

Baca Juga :  Ahli Ungkap Temuan, Proyek PJU Kerinci Tanpa Tender hingga Dugaan Kuat Fee Proyek Mengalir ke Anggota Dewan

Kondisi tersebut menjadi dasar bagi tim untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan lanjutan.

Selain itu, terdapat satu pasangan yang diproses secara cepat. Menurut Daruqotni, kasus tersebut tidak ditemukan indikasi pelanggaran berat, namun tetap diberikan tindakan administratif berupa surat pernyataan.

“Ada satu pasangan yang prosesnya relatif cepat karena tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada pelanggaran berat. Namun tetap kami berikan tindakan berupa surat pernyataan sebagai bentuk pembinaan,” jelasnya.

Kasat Pol PP menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara intensif selama bulan Ramadan.

Baca Juga :  Miris! Belasan Siswa SDN 160 di Bungo Terpaksa Ujian di Lantai, Gedung Sekolah Nyaris Roboh

Tim terpadu juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran ketertiban umum.

“Kami tetap siaga selama bulan suci Ramadan ini. Apabila ada laporan dari masyarakat, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur. Penertiban ini bukan semata-mata razia, tetapi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” tutup Daruqotni.

Operasi tersebut berjalan dalam situasi aman dan kondusif. Pemerintah Kabupaten Bungo mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik kos dan pengelola hotel, untuk lebih selektif dalam menerima tamu serta memastikan kelengkapan identitas sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Pos terkait