Menu Lokal Jadi Andalan, BGN Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Jambi

Kepala BGN Dadan Hindayana dorong pemanfaatan menu berbasis kearifan lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jambi. -ist-

KEJARKABAR.COM, JAMBI – Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong pemanfaatan menu berbasis kearifan lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jambi.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi pangan daerah.

Kepala BGN Dadan Hindayana saat kunjungan kerja di Jambi, Rabu (28/1/2026), mengatakan penggunaan bahan pangan lokal dalam program MBG memiliki manfaat ganda, tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta pelaku usaha kecil.

“Bahan pangan lokal menjamin kesegaran dan kualitas gizi, sekaligus memberdayakan petani, peternak, dan UMKM karena mereka terlibat langsung dalam rantai pasok program MBG,” ujar Dadan.

Baca Juga :  Kasus Penemuan Jasad Bayi di Kebun Pisang Simpang Rimbo, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya!

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis merupakan strategi nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Program MBG dirancang menyasar kelompok strategis secara menyeluruh, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak sekolah dari PAUD hingga SMA, santri, anak putus sekolah, hingga tenaga pendidik.

Cakupan ini diharapkan mampu menciptakan dampak gizi yang merata dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Gas Melon “Menghilang” di Tebo, Harga Tembus Rp35 Ribu! Pedagang Kecil Menjerit

BGN juga akan menyusun standar menu berbasis kearifan lokal yang tetap memenuhi kebutuhan gizi anak.

Pemanfaatan komoditas unggulan daerah dinilai akan membuat operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih efektif dan berkelanjutan.

Selain peningkatan layanan gizi, keberadaan SPPG disebut memberikan efek ekonomi signifikan, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga optimalisasi hasil pertanian dan peternakan lokal.

Program MBG di Kota Jambi sendiri ditargetkan selesai dan berjalan penuh pada Mei 2026.

Baca Juga :  Miris! Belasan Siswa SDN 160 di Bungo Terpaksa Ujian di Lantai, Gedung Sekolah Nyaris Roboh

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyambut baik implementasi program nasional tersebut. Ia menilai MBG berkontribusi langsung terhadap peningkatan kecerdasan dan kualitas pendidikan siswa.

“Program ini berdampak pada peningkatan IQ anak-anak, sehingga perlu dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” kata Al Haris.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan komitmen pemerintah kota untuk mempercepat pembangunan SPPG.

Menurutnya, selain meningkatkan layanan gizi, program MBG juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat. (*)

Pos terkait