KEJARKABAR.COM, JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menilai langkah Inara Rusli yang memilih kembali bersama Insanul Fahmi bukan keputusan tepat, terutama di tengah kasus dugaan perzinaan yang masih bergulir.
Menurut Hotman, keputusan rujuk tersebut berpotensi memperkuat dugaan hubungan terlarang yang kini dilaporkan oleh Wardatina Mawa. Ia menilai, secara hukum langkah itu justru bisa merugikan posisi Inara.

“Kalau melihat dari sisi hukum, keputusan itu bisa memperkuat dugaan perzinaan. Jadi menurut saya, ini langkah yang keliru,” ujar Hotman Paris dalam tayangan Intens Investigasi, (17/1/2026).
Seperti diketahui, Inara Rusli resmi mencabut laporannya terhadap Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya pada 29 Desember 2025.
Keputusan tersebut diambil usai proses mediasi yang diprakarsai oleh Buya Yahya.
Inara sendiri menyatakan bahwa hubungan mereka telah sah secara agama, meski pernikahan tersebut belum tercatat secara negara.
Ia menegaskan pilihannya untuk kembali membina rumah tangga tanpa memikirkan opini publik.
“Yang penting kami sudah halal menurut agama. Ini urusan kami berdua, bukan orang lain,” ungkap Inara dalam pernyataannya.
Meski demikian, status pernikahan siri tersebut justru menjadi sorotan di tengah laporan dugaan perzinaan yang masih berjalan.
Terlebih, Wardatina Mawa selaku pelapor menegaskan menolak upaya perdamaian yang diajukan oleh pihak Inara dan Insanul.
Pihak Wardatina Mawa pun mendesak penyidik Polda Metro Jaya untuk segera menggelar perkara guna menentukan kelanjutan kasus tersebut.
Situasi ini membuat posisi hukum Inara Rusli dan Insanul Fahmi semakin berada di bawah sorotan, terlebih setelah komentar tegas dari Hotman Paris yang menyebut rujuknya pasangan itu berisiko menjadi bumerang. (*)





