Cak Imin Sampaikan Selamat Kepada Gus Kikin yang Terpilih Pimpin PBNU Periode 2026–2031

JAKARTA, KEJARKABAR.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan ucapan selamat mengemban tugas kepada Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin. Tokoh tersebut resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa bakti 2026–2031.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta, Senin, figur yang akrab disapa Cak Imin itu mendoakan agar kepemimpinan baru ini senantiasa diberikan kelancaran, rida, serta pertolongan dari Allah SWT dalam menjalankan roda organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Lebih lanjut, Cak Imin menitipkan pesan agar kepengurusan PBNU ke depan senantiasa menjadikan Qanun Asasi NU sebagai landasan utama serta tetap istikamah memegang teguh amanah organisasi.

Baca Juga :  Berakhir dengan Restorative Justice, Polisi Hentikan Kasus Guru Honorer di Muaro Jambi

Ia juga mendorong agar kepemimpinan anyar ini mampu merefleksikan dinamika serta pengalaman yang terjadi sepanjang rentang waktu lima tahun ke belakang sebagai bahan evaluasi konstruktif.

Gus Kikin sendiri ditetapkan sebagai nakhoda baru PBNU melalui mekanisme musyawarah mufakat oleh sembilan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dalam perhelatan Muktamar NU yang diselenggarakan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin.

Dalam proses pemilihan tersebut, Gus Kikin terpilih setelah menyisihkan sejumlah kandidat kuat lainnya, yakni Zulfa Mustofa, Abdussalam Shohib, Yahya Cholil Staquf, serta Abdul Ghaffar Rozin.

Baca Juga :  Bilqis, Bocah 4 Tahun yang Diculik Makassar, Ditemukan Selamat di Kabupaten Merangin Jambi

Profil Singkat KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Ketua Umum PBNU 2026–2031

• Latar Belakang Keluarga: Lahir pada 17 Agustus 1958, Gus Kikin merupakan cicit langsung dari pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari. Ia juga merupakan sepupu dari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

• Peran Pesantren: Menjabat sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, meneruskan estafet kepemimpinan dari pamannya, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), sejak 2020.

• Rekam Jejak Organisasi: Pernah duduk di jajaran pengurus pusat PBNU dan mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur masa bakti 2024–2029.

Baca Juga :  Viral! Video 42 Detik Memperlihatkan Aksi Pengeroyokan di Tengah Malam di Seberang Kota Jambi

• Visi Kepemimpinan: Mengusung gagasan utama berupa penguatan kembali Qanun Asasi NU sebagai pedoman dasar organisasi, penegakkan adab serta sanad keilmuan, dan akselerasi pengembangan potensi ekonomi warga Nahdliyin.

• Proses Pemilihan: Resmi terpilih secara mufakat oleh sembilan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026), setelah meraih suara tertinggi dari muktamirin sebanyak 472 suara. *

Pos terkait