Waduh! Geng Motor Beraksi di Kota Jambi, dalam Satu Malam Jarah Empat Toko

Aksi kelompok geng motor motor menjarah salah satu toko di Kota Jambi, belum lama ini terekam CCTV.

JAMBI, KEJARKABAR.COM – Warga Kota Jambi kembali dibuat resah oleh aksi kriminal jalanan. Dalam satu malam, empat toko di lokasi berbeda menjadi sasaran penyerangan dan penjarahan oleh sekelompok orang yang diduga merupakan geng motor bersenjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari (8/10/2025) dan menyasar sejumlah usaha warga, mulai dari toko fotokopi hingga toko kelontong.

Keempat lokasi yang dilaporkan menjadi korban aksi brutal ini tersebar di kawasan Talang Bakung, Eka Jaya, Kenali Asam Atas, dan sekitar Simpang BI, Telanaipura.

Terekam Kamera, Pelaku Ancam dengan Senjata Tajam

Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan sejumlah pria bertopeng dan membawa senjata tajam mendatangi toko secara tiba-tiba. Mereka merusak fasilitas toko, mengancam penjaga, dan membawa kabur barang dagangan serta uang tunai.

Baca Juga :  Subuh-Subuh Gasak Emas Rp47 Juta, Pria Asal Medan Diciduk Polisi di Kontrakan Jambi

Salah satu korban, Muhammad, karyawan toko kelontong 24 jam di Jalan RE Martadinata, Telanaipura, menceritakan detik-detik mencekam saat tokonya diserang.

“Mereka datang enam orang. Teman saya sedang sendiri jaga malam, tiba-tiba salah satu pelaku menodongkan egrek dan memerintahkan untuk diam, sementara yang lain menguras uang dan rokok,” ungkapnya saat ditemui pada Kamis sore (9/10).

Dari aksi tersebut, toko mengalami kerugian sekitar Rp10 juta, terdiri dari uang hasil penjualan lebih dari Rp5 juta dan sejumlah rokok dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Nasib Misri  Puspita "Sang Model" Asal Jambi dalam Pusaran Kasus Kematian Brigadir Nurhadi Menunggu Persidangan

Trauma, Tapi Harus Tetap Bekerja

Muhammad mengaku kejadian itu meninggalkan trauma bagi dirinya dan rekan kerjanya. Namun karena kebutuhan ekonomi, mereka terpaksa tetap membuka toko setiap malam.

“Kami masih takut, tapi harus tetap kerja. Mau tidak mau, warung harus buka,” ucapnya.

Polisi: Sudah Ada Laporan Masuk

Menanggapi kejadian ini, Kasi Humas Polresta Jambi Ipda Deddy membenarkan bahwa aksi penyerangan dan penjarahan tersebut memang terjadi.

Ia menyebutkan bahwa satu laporan polisi sudah masuk ke Polresta Jambi dan tim dari Unit Reskrim tengah melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Kelalaian dan Hujan Jadi Biang! 484 Kecelakaan Terjadi di Jambi, 48 Nyawa Melayang

“Benar, kejadian tersebut memang ada. Saat ini sedang dalam penyelidikan oleh tim gabungan dari Polresta dan Polsek,” jelas Deddy.

Saat ditanya apakah keempat serangan dilakukan oleh kelompok yang sama, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.

“Masih kami selidiki apakah para pelaku berasal dari kelompok yang sama atau berbeda,” tambahnya.

Warga Diharapkan Waspada

Polisi mengimbau para pemilik usaha, terutama yang beroperasi hingga larut malam, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kejahatan serupa agar proses penanganan bisa dilakukan lebih cepat. (*)

Pos terkait