KEJARKABAR.COM, SUNGAIPENUH – Gas full! Pemkot Sungai Penuh melakukan penataan dan penertiban pasar guna menciptakan lingkungan yang tertib, nyaman, dan kondusif di Pasar Tanjung Bajure.
Pemerintah terus menunjukkan komitmennya melalui langkah konkret dalam menata kawasan pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan menurunkan alat berat.
Melalui Dinas PUPR, dilakukan penataan lokasi pedagang di Pasar Tanjung Bajure yang dilaksanakan pada malam hari guna menghindari gangguan aktivitas jual beli.
Penataan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menciptakan tata kelola pasar yang lebih baik.
Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, SE., MM, didampingi Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta instansi terkait lainnya meninjau langsung.
Sekda menyampaikan bahwa penataan pasar yang dilakukan secara bertahap, konsisten, dan berkelanjutan diharapkan mampu menghadirkan wajah Kota Sungai Penuh yang lebih rapi dan tertib.
Selain itu, pelayanan antara pedagang dan masyarakat diharapkan dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif.
“Dengan penataan yang terus dilakukan, kita ingin menciptakan pasar yang tertib dan nyaman, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik. Ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sungai Penuh Juara,” ujar Sekda.
Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus melakukan pembenahan dan pengawasan guna memastikan pasar sebagai pusat ekonomi rakyat dapat memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, SE., MM memimpin rapat koordinasi penertiban dan ketentraman pasar di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (25/04/2026).
Rapat koordinasi tersebut turut didampingi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dianda Putra, S.STP., M.Si, serta dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR, Kesbangpol, Satuan Polisi Pamong Praja, Inspektorat, Baperida, Bapenda, BPKAD, Disperindag, DPMPTSP, Diskominfo, para Kepala Bagian di lingkup Setda, dan instansi terkait lainnya.
Rakor ini merupakan tindak lanjut dari hasil peninjauan lapangan, dengan tujuan memastikan aktivitas pasar berjalan tertib, aman, dan kondusif, serta menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat.
Sekda Alpian menegaskan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam menjaga ketertiban dan kelancaran aktivitas pasar. “Penataan pasar harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan agar tercipta kondisi yang nyaman dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, dalam rapat juga dibahas langkah-langkah strategis terkait pemeliharaan dan pengelolaan pasar, termasuk penataan pedagang sesuai dengan aturan yang berlaku guna mewujudkan tata kelola pasar yang baik dan tertib.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan pasar sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarat.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, didampingi Sekretaris Daerah Alpian, SE., MM, bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Kesbangpol, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta instansi terkait lainnya, melaksanakan kegiatan penataan dan penertiban di Pasar Tanjung Bajure pada Kamis pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan tata kota yang lebih tertib serta menciptakan kondisi pasar yang aman dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
Penertiban dilakukan secara humanis yang sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait relokasi lapak ke lokasi yang lebih aman dan tertata.
Dalam kesempatan tersebut, Wawako Azhar Hamzah turut berinteraksi langsung dengan para pedagang guna menyerap aspirasi sekaligus memastikan proses penataan berjalan dengan baik.
Ia menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pasar sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman. (*)





