Bupati Kerinci Gandeng Sejumlah Kepala Daerah Promosikan Wisata Alam Lewat Trail Adventure

Bupati Kerinci, Monadi (kiri) bersamaBupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari dan Bupati Kabupaten Sarolangun, Hurmin melakukan upaya promosi wisata bersama mengenalkan potensi wisata susur jalur di kaki Gunung Kerinci, Sabtu (8/11/2025). -ist/Sebri Asdian-

KERINCI, KEJARKABAR.COM – Bupati Kerinci Monadi menggencarkan promosi wisata daerahnya melalui kolaborasi dengan sejumlah kepala daerah di Provinsi Jambi.

Upaya tersebut dilakukan lewat kegiatan susur jalur petualangan di kawasan perkebunan masyarakat Kecamatan Kayu Aro, yang terletak di kaki Gunung Kerinci.

“Kerinci bukan hanya indah untuk dilihat, tapi juga untuk dijelajahi. Jalur-jalur seperti ini punya potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata petualangan,” ujar Monadi di sela kegiatan.

Baca Juga :  Nasib Misri  Puspita "Sang Model" Asal Jambi dalam Pusaran Kasus Kematian Brigadir Nurhadi Menunggu Persidangan

Kegiatan bertajuk Trail Adventure Silaturahmi Kepala Daerah itu diikuti oleh Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari dan Bupati Sarolangun Hurmin.

Selain menjadi ajang silaturahmi antar pemimpin daerah, acara ini juga dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama promosi wisata berbasis alam di Jambi.

Monadi menilai kebersamaan di lapangan dapat menjadi langkah awal membangun sinergi antar daerah.

Baca Juga :  Rotasi Besar-besaran di Pemkab Tebo, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Baru Dilantik

“Kadang ide besar itu lahir dari kebersamaan. Dari aktivitas seperti ini, kita bisa saling berbagi cerita, pengalaman, dan semangat untuk membangun Jambi,” ujarnya, Sabtu (8/11).

Kerinci dikenal memiliki bentang alam luar biasa, mulai dari perkebunan teh tertinggi di Indonesia, danau vulkanik berwarna biru jernih, hingga jalur petualangan yang membentang di lereng Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Sumatera.

Baca Juga :  5.303 Siswa di Jambi Dapat Seragam dan Beasiswa Gratis Program Dumisake dari Gubernur Al Haris

Menurut Monadi, kekayaan alam tersebut adalah anugerah yang perlu terus dijaga dan dikelola dengan bijak. Ia menegaskan, pengembangan pariwisata Kerinci harus berbasis alam dan kearifan lokal, agar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

“Kerinci adalah mutiara yang harus terus digosok. Keindahan dan potensi alamnya akan semakin bersinar jika dikelola bersama dengan semangat kolaborasi,” kata Monadi. (*)

Pos terkait