JAMBI, KEJARKABAR.COM – Jambi diprediksi akan mengalami cuaca cerah berawan sepanjang 1–7 Desember 2025, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.
Meski terlihat tenang, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan masih akan mengguyur wilayah Jambi pada siang, sore, hingga malam hari.
Prakirawan BMKG Jambi, Harry Taufik Kurniawan, menjelaskan bahwa potensi hujan pekan ini masih cukup tinggi meski tidak masuk kategori ekstrem.
“Secara umum untuk cuaca Jambi diperkirakan cerah berawan dan berpotensi hujan ringan sampai sedang pada siang, sore, dan malam hari,” ujarnya di Kantor BMKG Sultan Thaha Jambi.
Fenomena cuaca ekstrem yang sebelumnya terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kata Harry, turut dipengaruhi oleh Tropical Cyclone Sinyal yang terbentuk di wilayah utara Sumatera. Namun dampaknya terhadap Jambi relatif kecil.
“Siklon itu bergerak ke arah timur dan dampaknya lebih terasa di wilayah yang dekat pusat sistemnya. Untuk Jambi sendiri diprakirakan hanya hujan ringan hingga sedang,” jelasnya.
BMKG mengidentifikasi wilayah barat Provinsi Jambi—meliputi Kerinci, Merangin, Bungo, dan sebagian Sarolangun—sebagai daerah yang akan mengalami curah hujan tertinggi. Kondisi topografi berbukit dan kedekatannya dengan pegunungan menjadi faktor penyebab hujan lebih sering turun di kawasan tersebut.
“Curah hujan di wilayah barat masih lebih tinggi karena topografinya berbukit dan berada dekat kawasan pegunungan,” kata Harry.
Menjelang akhir pekan, terutama tanggal 6–7 Desember 2025, intensitas hujan diperkirakan akan lebih merata di seluruh wilayah Jambi.
BMKG juga mengingatkan warga yang tinggal atau beraktivitas di daerah perbukitan dan lereng gunung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor.
“Potensi tanah longsor itu biasanya terjadi di daerah bukit atau gunung. Di Jambi bagian barat seperti Kerinci, Merangin, Bungo, dan Sarolangun potensinya meningkat karena hujan sering turun di sana,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati saat hujan disertai petir atau angin kencang.
“Kalau hujan disertai kilat petir, hindari berteduh di bawah pohon atau dekat baliho. Pohon bisa tersambar petir, dan baliho bisa roboh kalau ada angin kencang,” tegas Harry.
Sebagai penutup, BMKG Jambi mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi mereka.
“Silakan lihat update cuaca lewat Instagram @bmkg_jambi agar mendapatkan informasi yang akurat dan terbaru,” katanya. (*)





