Duh! Fasilitas Museum Ikon Jambi Banyak Rusak, Pengunjung Kaget Lihat Kondisi Gentala Arasy Sekarang

JAMBI, KEJARKABAR.COM – Salah satu destinasi kebanggaan masyarakat Jambi, Museum Gentala Arasy, kini tengah menjadi sorotan setelah kondisinya dinilai semakin memprihatinkan.

Saat ditinjau langsung, suasana dalam museum terasa menyengat karena tidak adanya AC.

Hanya beberapa kipas angin yang berupaya mengusir panas, namun tetap tak cukup membuat ruangan terasa nyaman.

Selain itu, kerusakan fasilitas juga menjadi masalah utama. Mulai dari atap yang bocor, lantai keramik yang retak, hingga lift menuju puncak menara yang sudah lama tak beroperasi.

Kerusakan ini membuat pengalaman wisata sejarah di museum tersebut kurang maksimal.

Baca Juga :  Wali Kota Jambi Batasi Pengisian BBM Solar Truk Roda Enam di 7 SPBU Dipinggiran Kota

Fikri Almuchdor, S.E., pemandu museum, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi telah melakukan survei awal untuk rencana renovasi.

“Kemarin Pak Gubernur dan Dinas Kebudayaan serta Pariwisata sudah survei. Mudah-mudahan bisa direalisasikan tahun 2026,” ungkap Fikri.

Sebagai pemandu, Fikri bertugas memberikan edukasi seputar jejak peradaban Islam di tanah Melayu Jambi serta memperkenalkan koleksi sejarah yang tersimpan di museum. Ia menyebut jumlah pengunjung tidak menentu setiap harinya.

“Kadang ramai, kadang sepi. Hari ini baru lima orang. Kemarin ada sekitar 30. Dalam sebulan biasanya 500–1.000 pengunjung,” katanya.

Baca Juga :  Tinggalkan Jakarta, H. M. Syukur: Saya Wakafkan Diri Demi Merangin Baru!

Lonjakan pengunjung biasanya terjadi saat ada kegiatan edukasi dari sekolah atau instansi.

“Kalau ada rombongan sekolah, sekali datang bisa 100–150 orang. Itu yang paling pengaruh ke jumlah kunjungan,” tambahnya.

Sementara itu, Andari, pengunjung dari kawasan Sipin, mengaku sudah tiga kali datang ke museum tersebut.

Ia menyayangkan hilangnya ruang teater yang dulu ada di bagian bawah museum.

“Dulu seru, ada ruang teater. Tapi sekarang sudah nggak ada, katanya sering kebanjiran,” ujar Andari.

Baca Juga :  Waduh! Jaksa 4 Kali Tunda Sidang Tek Min, Majelis Hakim Mulai Hilang Sabar

Meski kebersihan museum dinilai cukup terjaga, ia menilai beberapa koleksi tampak berdebu dan kenyamanan berkurang karena ruangan panas tanpa AC.

Terkait kawasan jembatan Gentala Arasy, Andari menyebut kondisinya masih aman, namun pada malam hari pejalan kaki kesulitan melintas karena banyak pedagang memenuhi area.

Ia berharap pemerintah segera melakukan pembenahan agar museum dan kawasan sekitar lebih nyaman bagi wisatawan.

“Perbaiki kerusakannya dulu. Terus kalau malam jembatan penuh jualan, jadi susah jalan. Semoga bisa ditata,” tutupnya. (“)

Pos terkait