KEJARKABAR.COM, JAMBI – Jumlah penumpang arus balik Lebaran di Bandara Sultan Thaha Jambi mengalami peningkatan signifikan dibandingkan prediksi awal.
Jumlah penumpang yang dilayani rata-rata mencapai 4.000 orang per hari, dengan kenaikan sebesar 5,6 persen, melampaui prediksi sebelumnya yang hanya 3 persen.
Lonjakan ini diperkirakan masih akan terus bertambah hingga 30 Maret, seiring berlanjutnya pergerakan masyarakat pascalibur Lebaran.
Tingginya minat perjalanan terlihat dari tingkat keterisian tiket yang sudah hampir penuh hingga akhir periode arus balik. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa mobilitas masyarakat masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan.
GM Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan, puncak arus balik diprediksi terjadi pada Jumat dan Sabtu, dengan jumlah penumpang yang berpotensi menembus angka 5.000 orang per hari.
Kondisi ini mendorong pihak bandara untuk mengoptimalkan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran dan kenyamanan penumpang.
“Bandara pasti sudah prepare, sudah menyiapkan segala hal baik hal-hal spesifik dan detail bagaimana penumpang bisa merasa nyaman, terutama arus balik ini karena memang pergerakannya cukup lumayan di bandara kita,” katanya
Untuk mengurai kepadatan, bandara menambah jumlah personel serta membuka jalur tambahan di area pemeriksaan keamanan.
“Kita ada penambahan personel, termasuk membuka dua jalur di SCP 1 dan SCP 2 sehingga mempermudah dan memperlancar para pengguna jasa yang akan masuk ke ruang tunggu,” katanya
Selain itu, maskapai juga menyiapkan penerbangan tambahan guna mengakomodasi tingginya permintaan.
“Tentunya ada extra flight, seperti ada extra flight, dari Garuda dan Super Air Jet. Kemarin sebelum Lebaran ada sekitar 40 extra flight, dan kita harapkan di arus balik ini juga bisa mencapai jumlah yang sama sampai tanggal 30,” jelasnya.
Pihak bandara juga mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal guna menghindari keterlambatan akibat potensi kemacetan di jalur menuju bandara.
“Kami imbau kepada seluruh penumpang untuk datang lebih awal, minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan, karena beberapa titik menuju bandara mengalami kemacetan,” katanya
Untuk meningkatkan kenyamanan, bandara turut menghadirkan berbagai fasilitas baru di terminal, mulai dari pilihan kuliner hingga area yang lebih ramah bagi penumpang dan pengantar. Selain itu, layanan self check-in juga disediakan guna mempercepat proses keberangkatan.
“Kami siapkan fasilitas self check-in, baik melalui aplikasi maupun di mesin yang tersedia di bandara, sehingga penumpang tanpa bagasi bisa lebih santai tanpa harus antre di counter,” tutupnya. (*)





