Bawang Merah dan Daging Sapi Naik, Cabai Keriting Turun: Ini Daftar Lengkap Harga Sembako di Sarolangun 16 Maret 2026

Tabel harga kebutuhan pokok, Kabupaten Sarolangun per tanggal 16 Maret 2026. -kejarkabar.com-

KEJARKABAR.COM, SAROLANGUN – Harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Sarolangun pada 16 Maret 2026 terpantau relatif stabil, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan maupun penurunan harga.

Data tersebut bersumber dari Badan Pangan Nasional Republik Indonesia yang memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar daerah.

Berdasarkan pemantauan harga di pasar Kabupaten Sarolangun, sebagian besar komoditas pangan utama masih berada dalam kondisi stabil.

Namun terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, baik kenaikan maupun penurunan.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya adalah bawang merah yang kini dijual dengan harga Rp28.000 per kilogram.

Harga tersebut naik sekitar Rp1.333 atau sekitar 5 persen dibandingkan sebelumnya.

Selain bawang merah, daging sapi murni juga mengalami kenaikan menjadi Rp135.000 per kilogram atau naik Rp5.000 atau sekitar 3,8 persen.

Kenaikan harga serupa juga terjadi pada daging kerbau segar lokal yang saat ini dijual seharga Rp135.000 per kilogram.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Dorong Daycare Ramah Anak, Orang Tua Bisa Lebih Tenang

Komoditas ini mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 atau sekitar 3,8 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Sementara itu, salah satu komoditas yang mengalami penurunan harga adalah cabai merah keriting.

Harga cabai tersebut turun sekitar Rp333 atau sekitar 0,8 persen sehingga kini dijual dengan harga Rp44.000 per kilogram di pasar Sarolangun.

Untuk komoditas pangan lainnya, harga terpantau masih stabil tanpa perubahan yang signifikan.

Beras premium misalnya, masih dijual dengan harga Rp15.250 per kilogram.

Sedangkan beras khusus lokal berada di harga Rp14.000 per kilogram dan beras SPHP dijual dengan harga Rp12.600 per kilogram.

Komoditas kedelai biji kering impor juga masih stabil di harga Rp10.000 per kilogram.

Begitu pula bawang putih bonggol yang bertahan pada harga Rp35.000 per kilogram.

Baca Juga :  Rumah Nenek Asiah yang Tinggal Sebatang Kara di Muaro Jambi Ludes Terbakar

Harga cabai rawit merah masih cukup tinggi yakni Rp70.000 per kilogram, namun tidak mengalami perubahan harga pada pemantauan kali ini.

Sementara cabai merah besar dijual di kisaran Rp43.333 per kilogram.

Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras tercatat stabil di angka Rp40.000 per kilogram.

Telur ayam ras juga tidak mengalami perubahan harga dan masih berada di angka Rp31.000 per kilogram.

Untuk komoditas kebutuhan dapur lainnya, gula konsumsi masih berada pada harga Rp17.500 per kilogram.

Minyak goreng kemasan dijual seharga Rp17.000 per liter, sedangkan minyak goreng curah berada di angka Rp16.000 per liter.

Produk minyak goreng merek Minyakita juga terpantau stabil dengan harga Rp15.700 per liter.

Sementara itu, tepung terigu curah masih dijual dengan harga Rp9.000 per kilogram dan tepung terigu kemasan berada di kisaran Rp13.000 per kilogram.

Baca Juga :  Disperindag Kota Jambi Ungkap Penyebab Harga Cabai Naik, Ternyata Ini Pemicunya

Komoditas hasil perikanan juga relatif stabil. Ikan kembung dijual seharga Rp50.000 per kilogram, ikan tongkol Rp40.000 per kilogram, dan ikan bandeng berada di harga Rp35.000 per kilogram.

Selain itu, harga jagung tingkat peternak juga masih stabil di angka Rp5.800 per kilogram, sedangkan garam konsumsi dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram.

Secara umum, kondisi harga pangan di Kabupaten Sarolangun masih relatif terkendali dengan sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga yang signifikan.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan harga di pasar karena harga pangan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasokan dan permintaan di pasar.

Pemerintah melalui pemantauan harga oleh Badan Pangan Nasional juga terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan di berbagai daerah agar tetap terjangkau bagi masyarakat. (*)

Pos terkait