TEBO, KEJARKABAR.COM – Proses seleksi terbuka (Selter) untuk mengisi sejumlah posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo menunjukkan minimnya antusiasme pendaftar. Hingga Selasa (09/12/2025), Panitia Seleksi mencatat baru delapan orang yang mengajukan pendaftaran.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tebo, Suwarto, mengungkapkan bahwa pendaftaran masih dibuka hingga akhir pekan ini.
“Sampai hari ini sudah terdaftar delapan orang. Kami berharap dalam waktu dekat akan ada penambahan pendaftar, karena waktu pendaftaran masih tersisa kurang lebih satu minggu,” ujar Suwarto.
Sebaran Pendaftar dan Kekosongan Jabatan
Delapan pelamar yang telah mendaftar tersebar dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan rincian sebagai berikut:
Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunakan): 3 orang
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR): 2 orang
Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo): 1 orang
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans): 1 orang
Lowongan jabatan yang dibuka dalam Selter Eselon II ini meliputi tujuh posisi strategis, yaitu:
1. Sekretaris Daerah (Sekda)
2. Kepala Dinas PUPR
3. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Dalduk dan KB)
4. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Bunak)
5. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo)
6. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans)
7. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)
Jadwal dan Harapan Panitia
Suwarto menambahkan bahwa masa pendaftaran resmi akan ditutup pada 12 Desember 2025. Setelah penutupan pendaftaran, panitia akan segera melanjutkan ke tahap pemeriksaan kelengkapan administrasi dan rekam jejak yang dijadwalkan pada 12 hingga 15 Desember 2025.
Panitia berharap seluruh kekosongan jabatan Eselon II dapat segera terisi dan terpenuhi sesuai syarat hingga akhir Desember 2025.
“Kami usahakan proses ini selesai sampai akhir Desember, agar tidak berulang lagi karena keterbatasan anggaran saat ini,” tutup Suwarto. (*)





